Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

Archive for the ‘Islam’ Category

Wah…! 360 Pilot, Paramedis dan Teknisi Diterjunkan untuk Membantu Mengamankan Musim Haji

Posted by Ahmad Farisi on 22 October 2012

Mayjen Muhammad bin Abdullah Al-Harbi, Komandan Keamanan Angkatan Udara, mengatakan bahwa para kru helikopter turut diterjunkan pada musim haji tahun ini. Mereka ditugaskan untuk melaksanakan program Pertahanan Sipil, dalam menghadapi situasi gawat darurat yang mungkin terjadi di Kota Suci Makkah dan kawasan Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina) Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in Berita, Islam, Sekedar info | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Hal-hal yang Membatalkan Puasa dan Cara Mengqadhanya

Posted by Ahmad Farisi on 24 July 2012

Ditulis oleh: Ahmad Farisi bin Suwariyo Lc

Awali,19 Juli 2012

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepada kita nikmat iman dan kesehatan, yang dengannya kita masih bisa bertasbih dan menjumpai bulan yang mulia ini. Selawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, penutup para nabi dan teladan umat manusia sepanjang masa, Muhammad bin Abdullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah Azza wa Jallah berfirman:

يا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.  [QS Al Baqarah:183]

Sekarang kita telah memasuki Bulan Suci Ramadhan, bulan dimana di dalamnya terdapat malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka lebar-lebar, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu juga pahala amal kebaikan dilipatgandakan, doa-doa dikabulkan dan taubat para pendosa yang memohon ampunan segera diampunkan. Subhanallah… Alangkah indahnya bila kita bisa memanfaatkan momentum yang mulia ini dengan menyibukkan diri mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya, mengisi rekening akhirat kita dengan amal-amal shalih. Sungguh beruntungnya orang-orang yang bisa memanfaatkan kesempatan emas ini untuk beribadah seperti memperbanyak tilawah Al Qur’an, memberi buka puasa orang-orang yang kurang mampu, shalat berjamaah lima waktu di masjid dan beri’tikaf pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Dan amalan yang paling utama pada bulan ini adalah berpuasa. Namun sudahkah kita tau apa itu pengertian puasa, bagaimana tata cara puasa dan apa saja hal-hal yang membatalkan puasa? Mari kita sama-sama mempelajarinya…

Definisi Puasa:

Definisi puasa atau shaum secara etimologi adalah imsak/menahan.  Karena ketika sedang puasa kita menahan dari makan minum dan nafsu. Sedangkan definisi puasa secara terminologi atau syari’at islam adalah suatu bentuk aktifitas ibadah kepada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak Fajar / adzan Subuh hingga terbenam matahari / adzan Maghrib dengan berniat terlebih dahulu sebelumnya.

Tata Cara Puasa:
Tata cara puasa adalah seperti pada pengertian puasa secara syari’at islam, yaitu menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa dari sejak Fajar tiba atau adzan Subuh hingga terbenam matahari atau adzan Maghrib dengan berniat terlebih dahulu sebelumnya.

Ketika kita bangun malam, kita niat puasa terlebih dahulu di dalam hati kemudian makan sahur, karena di dalam makan sahur terdapat keberkatan. Disunnahkan untuk mengakhirkan waktu makan sahur hingga menjelang fajar bila hal itu memungkinkan. Setelah muncul fajar, yang biasanya ditandai dengan adzan subuh maka kita sudah tidak boleh lagi makan dan minum serta melakukan  hal-hal yang dapat membatalkan puasa, hingga terbenam matahari yang biasanya ditandai dengan adzan Maghrib. Ketika matahari sudah terbenam, kita disunnahkan untuk segera berbuka puasa.

 Hal-hal yang Membatalkan Puasa dan Cara Mengqadhanya:

 1.      Makan dan Mimum dengan Sengaja: 
 Makan dan minum atau menghisap sesuatu dengan sengaja adalah termasuk salah satu yang membatalkan puasa, meskipipun yang dikonsumsi adalah barang yang berbahaya seperti narkoba, rokok, minuman keras dan lain-lain. Dan termasuk kategori makanan adalah infus, yaitu suntikan yang mengandung zat-zat makanan yang berfungsi sebagai pengganti makanan untuk menguatkan tubuh.

Dalilnya:
Allah swt berfirman:

 وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

 “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al Baqarah: 187). Read the rest of this entry »

Posted in Dakwah, Islam | Tagged: , , , | 4 Comments »

Qaradhawi: Melakukan Demonstrasi dan Mengangkat Slogan-slogan Politik dalam Haji “Haram”

Posted by Ahmad Farisi on 29 October 2011

Presiden Persatuan Ulama Muslim Sedunia, Syeikh Youssef al-Qaradhawi mengingatkan bahwa mengusung slogan-slogan politik, demonstrasi dan menghasut orang untuk mengganggu keamanan haji, haram hukumnya. “Itu semua adalah perkara yang tidak sesuai dilakukan ketika dalam pelaksanaan rukun islam yang kelima” katanya.

Qaradhawi menyatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar «Okaz» Arab Saudi, “Tuhan telah menjadikan Negeri, tempat dimana disitu didirikan ibadah haji, sebagai Negeri yang aman dan sejahtera, sehingga kaum muslimin merasa nyaman dan khusuk dalam melaksanakan manasik haji. Read the rest of this entry »

Posted in Berita, Islam, Opini | Leave a Comment »

Hal-Hal Yang Membatalkan Wudhu

Posted by Ahmad Farisi on 19 July 2011

1. Keluar Darah Banyak: ada perbedaan pendapat di antara ahli ilmu mengenai keluarnya darah, apakah membataklan wudhu atau tidak. Diantara mereka ada yang berpendapat membatalkan wudhu dan sebagian yang lain berpendapat tidak membatalkan wudhu. Jadi sebaiknya demi untuk kehati-hatian dan keluar dari perselisihan, apabila seorang Muslim keluar darah banyak, hendaklah ia berwudhu. Akan tetapi kalau keluarnya hanya sedikit, seperti mimisan, keluar darah dari gusi, dari bibir, dan keluar darah dari luka ringan,  maka tidak membatalkan wudhu. Keluarnya darah yang sedikit dapat dimaafkan.

2. Tidur Nyenyak:salah satu yang membatalkan wudhu adalah tidur, hal ini berdasarkan hadits shahih, hadits dari shofwan bin ‘Assal ra:

كان النبي يأمرنا أن نمسح علي خفافنا، ولا ننزع خفافنا إلا من جنابة، ولكن من غائط و بول و نوم (أخرجه الترمذي والنساء و ابن ماجه)

“ Rasulullah SAW menyuruh kami untuk mengusap khuf (kaus kaki dari kulit), dan tidak melepaskannya ketika kami habis dari buang air besar, kencing dan tidur, kecuali apabila kami junub”.  [HR: Tirmidzi di dalam kitab Thaharah, bab “mengusap khufain bagi musafir dan mukim” no 96. Nasa’i dalam kitab Thaharah, bab “wudhu dari buang air besar dan kecil” no 158. Ibnu Majah kitab Thaharah dan sunnah-sunnahnya, bab “wudhu dari tidur” no 478.] Maksudnya apabila hanya sekedar buang air besar, kencing dan tidur, maka ia hanya berwudhu dan mengusap khuf yang ia kenakan dan tidak wajib melepasnya. Kecuali apabila orang tersebut junub, maka ia harus melepas khuf dan mandi junub. Rasulullah SAW juga bersabda: Read the rest of this entry »

Posted in Analisa, Dakwah, Islam | 41 Comments »

TUNTUNAN WUDHU RASULULLAH SAW

Posted by Ahmad Farisi on 4 June 2011

Risalah Wudhu….

Oleh: Akhukum Fillah, Abu Abdillah Faris (Ahmad Farisi)

Segala puji hanya bagi Allah SWT. Dialah yang Maha Suci dan menyuruh hamba-Nya untuk bersuci dari hadats. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan dan suri tauladan kita Nabi Agung, Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya serta para pengikutnya yang setia mengamalkan sunnahnya hingga ajal menjemput. Amma Ba’du. Allah SWT mensyari’atkan wudhu atau bersuci dari hadats sebagai syarat sahnya beberapa ibadah, seperti shalat dan thawaf. Pada asalnya wudhu disyari’atkan bersamaan dengan shalat. Yang mana perintah untuk berwudhu ini pada dasarnya diperintahkan kepada seseorang apabila ia hendak melaksanakan shalat. Allah SWT berfirman: [QS Al Maidah: 6]

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُباً فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنْ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمْ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيداً طَيِّباً فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.[QS Al Maidah: 6]

Rasulullah SAW bersabda:

لا تُقْبَلُ صَلاَةً بِغَيْرِ طَهُور

Tidaklah diterima ibadah shalat kecuali dalam keadaan suci.

Shalat bagi muslim adalah wajib dan fardhu ‘ain, begitu juga wudhu dan bersuci dari hadats, baik hadats besar maupun kecil. Karena tidak sah ibadah shalat seseorang melainkan ia dalam keadaan suci dari hadats, sehingga wajibnya wudhu itu dikarenakan suatu ibadah yang hendak ia kerjakan dan mewajibkan baginya suci dari hadats. Kaidah ushul fiqih mengatakan: مالا يتم الواجب الا به فهو واجب Suatu kewajiban yang tidak sempurnya kecuali denganya, maka menggunakannya menjadi wajib. Jadi hakikat wudhu adalah untuk bersuci dan mengangkat hadats. Jadi setelah kita mengetahui wajibnya berwudhu ketika kita hendak shalat dan hakikat wudhu, maka kita juga harus mengetahui bagaimana dan seperti apakah wudhu yang benar yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Karena segala ibadah dalam Islam mempunyai tuntunannya, dan sesuatu hal itu dianggap ibadah apabila memenuhi dua syarat yaitu: ikhlas karena Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Ada Apa Dengan Wudhu Rasulullah SAW…??? Read the rest of this entry »

Posted in Dakwah, Islam, Tips dan Trik | 12 Comments »

Mufti Saudi: Ikhlas dan Mentauhidkan Allah Adalah Manfaat Terpenting Dalam Ibadah Haji

Posted by Ahmad Farisi on 11 November 2010

Menteri Haji, Fuad bin Abdussalam al Farisi membuka seminar akbar haji yang dilaksanakan tiap tahun. Seminar diadakan Kementerian Haji pada tahun ini mengangkat syi’ar (Pembingan Dalam Haji)

Acara dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci al Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Menteri Haji, Fuad bin Abdussalam al Farisi. Dalam sambutannya ia mewakili dari Khadimul Haramain, Malik Abdullah bin Abdul Aziz Aal Saud, putra mahkotanya dan wakil II memberikan kata hormatnya kepada para hadirin dan yang berpartisipasi dalam seminar.

Ia menjelaskan bahwa Kementerian Haji selalu mengadakan seminar akbar untuk haji sejak 3 periode, yang diikuti disetiap tahunya oleh sejumlah ulama, cendekiawan muslim, sastrawan, insan media dan jurnalis dari berbagai spesialisasinya masing-masing. Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah, Dakwah, Islam, Opini | Tagged: , , | 6 Comments »

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzul Hijjah dan Amalan Yang Disyari’atkan

Posted by Ahmad Farisi on 9 November 2010

Apabila seorang muslim mengetahui keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah dan mulianya beramal shalih pada hari-hari itu, maka ia akan bersungguh-sungguh memanfaatkan momen tersebut untuk beribadah, mendekatkan diri kepada Allah dan menghabiskan hari-harinya untuk ketaatan. Karena itu, ia sangat perlu mengetahui amalan-amalan yang seharusnya dikerjakan, sesuai dengan yang disyari’atkan oleh Allah. Diantara amalan-amalan yang disyari’atkan pada sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah adalah: Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah, Dakwah, Islam | Tagged: , , , | 2 Comments »

Ka’bah dan Bukti-Bukti Nyata

Posted by Ahmad Farisi on 2 November 2010

Ia adalah Baitullah, kiblatnya kaum muslimin yang di ridhai Allah bagi hambaNya. Dinamakan Ka’bah karena bersegi empat, dan ada yang mengatakan karena tingginya dari permukaan tanah.

Nama-Nama Ka’bah Antara Lain: Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah, Dakwah, Islam, Sekedar info | Tagged: , , | 4 Comments »

Liga Muslim Sedunia Gelar Konferensi Makkah al Mukarramah Ke 11 Dengan Tema Tantangan Media Informasi Dalam Menghadapi Era Globalisasi

Posted by Ahmad Farisi on 2 November 2010

Sekretariat Umum Rabithah Alam Islami atau Liga Muslim Sedunia, dibawah perlindungan Khadimul Haramain, Raja Abdullah bin Abdulaziz Aal Saud hafidzahullah, menggelar konferensi Makkah ke 11 dari tgl 5-7/12/1431 H. dengan tema “Tantangan Media Informasi Dalam Menghadapi Era Globalisasi”. Konferensi yang diselenggarakan di Kantor Rabithah di Makkah ini akan dibuka oleh Pangeran Khalid Faishal, Gubernur Makkah, mewakili Khadimul Haramain, Raja Abdullah.

Hal itu disampaikan oleh Sekjend Rabithah, Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin Atturky. Ia menjelaskan bahwa konferensi-konferensi ini masih berhubungan dengan konferensi Makkah yang pertama yang diadakan pada tahun 1345 H atas undangan Raja Abdulaziz bin Abdurrahman Aal Saud, yang diikuti oleh sejumlah ulama  perwakilan dari Negara-Negara Islam. Read the rest of this entry »

Posted in Berita, Islam, Sekedar info | Tagged: , , | Leave a Comment »

Tata Cara Umrah

Posted by Ahmad Farisi on 27 October 2010

Ketahuilah wahai saudara peziarah bahwa umrah terdiri dari lima amalan :

1- Niat : yaitu engkau berniat mengerjakan umrah kara Allah Ta`ala,  dengan cara berazam dalam hati kemudian mengucapkan Labbaika `Umratan Atau Labbaika Allahuma `Umratan

2- Ihram dari miqat: adalah salah satu kewajiban umrah

3- Thawaf:  mengelilingi ka`bah tujuh kali.: adalah salah satu rukun umroh yang disyaratkan harus suci dari hadas kecil maupun besar. Disunahkan Al-idhthiba‘   yaitu memasang selendang ihram dibawah ketiak tangan kanan dan menaruh ujungnya diatas pundak kiri. Dimulai dari hajar aswad, yaitu arah timur dari Ka’bah dan berakhir di hajar aswad juga, menjadikan Ka’bah berada di sebelah kirinya lalu menghadap hajar dengan mengucapkan “Bismillah, Allahu Akbar” apabila dimungkinkan mengusapnya dengan tangan kanan dan menciumnya dengan bibirmu, maka yang demikian itu adalah sunnah. Read the rest of this entry »

Posted in Dakwah, Islam | Tagged: , , , , | Leave a Comment »