Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

Qaradhawi: Melakukan Demonstrasi dan Mengangkat Slogan-slogan Politik dalam Haji “Haram”

Posted by Ahmad Farisi on 29 October 2011

Presiden Persatuan Ulama Muslim Sedunia, Syeikh Youssef al-Qaradhawi mengingatkan bahwa mengusung slogan-slogan politik, demonstrasi dan menghasut orang untuk mengganggu keamanan haji, haram hukumnya. “Itu semua adalah perkara yang tidak sesuai dilakukan ketika dalam pelaksanaan rukun islam yang kelima” katanya.

Qaradhawi menyatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar «Okaz» Arab Saudi, “Tuhan telah menjadikan Negeri, tempat dimana disitu didirikan ibadah haji, sebagai Negeri yang aman dan sejahtera, sehingga kaum muslimin merasa nyaman dan khusuk dalam melaksanakan manasik haji.

“Musim haji adalah musim untuk melaksanakan kewajiban agama yang agung. Perdebatan di dalamnya merupakan perusak rukun Islam yang kelima. Haji itu sendiri merupakan simbol terbesar Islam, yang juga merupakan salah satu rukun Islam. Karena itu mengeksploitasi kewajiban ini, untuk tujuan politik atau untuk mencapai tujuan yang tidak terkait dengan tujuan syar’i ibadah haji, maka ia telah keluar dari esensi ibadahnya serta melanggar ketentuan hukum Islam” Tuturnya.

Dia menekankan bahwa melakukan demonstrasi selama musim haji di Mekah untuk menyatakan berlepas diri (bara’ah) dari orang-orang musrik, tidak pernah dilakukan oleh sahabat setelah wafatnya Nabi saw. Begitu juga tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw selama haji wada’.

Dr. Al-Qaradhawi menegaskan bahwa dirinya tidak membenarkan mengangkat slogan politik atau menghasut perselisihan sektarian, selama berada di tempat-tempat suci. Karena barang siapa yang melakukannya, maka ia telah menimbulkan fitnah perselisihan dalam tubuh islam, serta memprovokasi manusia untuk melakukan pembangkangan di tanah suci.

Presiden Persatuan Ulama Muslim Sedunia sempat memberikan nasihat kepada para jamaah haji “Ini adalah manasik yang agung, untuk menyatukan umat dari perbedaan ras, bahasa, wilayah,dan kelas, sehingga semua orang merasa bahwa mereka adalah satu bangsa dan satu umat, sebagaimana yang Allah SWT inginkan. Bukan seperti umat yang berpecah belah sebagaimana yang musuh-musuh Allah inginkan. Kita adalah umat yang disatukan oleh aqidah, ibadah, syari’at, akhlak dan kesatuan konsep.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 25 other followers

%d bloggers like this: