Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

Lelaki Keledai dan Wanita Celaka

Posted by Ahmad Farisi on 6 December 2009

Hati-hati berbicara dan menulis kata-kata….ALLAH kuasa membalasnya seketika itu juga.

Ini adalah sebuah kisah yang terjadi di Mesir dan sempat dimuat oleh majalah yang terbit di Mesir, Al Majallah dan Al Manar serta berbagai media massa lokal.

Kisah 1 : Lelaki Keledai

Kisah ini terjadi di Universitas ‘Ain Syams, fakultas pertanian di Mesir. Sebuah kisah yang amat masyhur dan diekspos oleh berbagai media massa setempat dan sudah menjadi buah bibir orang-orang di sana.
Pada tahun 50-an masehi, di sebuah halaman salah satu fakultas Mesir, berdiri seorang mahasiswa sembari memegang jamnya dan membelalakkan mata ke arahnya, lalu berteriak lantang, “Jika memang Allah ada, maka silahkan Dia mencabut nyawa saya satu jam dari sekarang!.”.

Ini merupakan kejadian yang langka dan disaksikan oleh mayoritas mahasiswa dan dosen di kampus tersebut. Menit demi menit pun berjalan dengan cepat hingga tibalah menit keenampuluh alias satu jam dari ucapan sang mahasiswa tersebut. Mengetahui belum ada gejala apa-apa dari ucapannya, sang mahasiswa ini berkacak pinggang, penuh dengan kesombongan sembari berkata kepada rekan-rekannya, “Bagaimana pendapat kalian, bukankah jika memang Allah ada, sudah pasti Dia mencabut nyawa saya?.”

Para mahasiswapun pulang ke rumah masing-masing. Diantara mereka ada yang tergoda bisikan syaithan sehingga beranggapan, “Sesunguhnya Allah hanya menundanya karena hikmah-Nya di balik itu.” Akan tetapi ada pula diantara mereka yang menggeleng-gelengkan kepala dan mengejeknya.

Sementara si mahasiswa yang lancang tadi, pulang ke rumahnya dengan penuh keceriaan, berjalan dengan angkuh seakan dia telah membuktikan dengan dalil ‘aqly yang belum pernah dilakukan oleh siapapun sebelumnya bahwa Allah benar tidak ada dan bahwa manusia diciptakan secara serampangan; tidak mengenal Rabb, tidak ada hari kebangkitan dan hari Hisab.

Dia masuk rumah, dan rupanya sang ibu sudah menyiapkan makan siang untuknya sedangkan sang ayah sudah menunggu sembari duduk di hadapan hidangan. Karenanya, sang anak ini bergegas sebentar ke ‘Wastapel’ di dapur. Dia berdiri di situ sembari mencuci muka dan tangannya, kemudian mengelapnya dengan tissue. Tatkala sedang dalam kondisi demikian, tiba-tiba dia terjatuh dan tersungkur di situ, lalu tidak bergerak-gerak lagi untuk selama-lamanya.

Yah…dia benar-benar sudah tidak bernyawa lagi. Ternyata, dari hasil pemeriksaan dokter diketahui bahwa sebab kematiannya hanyalah karena ada air yang masuk ke telinganya!!.

Mengenai hal ini, Dr.’Abdur Razzaq Nawfal -rahimahullah- berkata, “Allah hanya menghendaki dia mati seperti keledai!.”.

Sebagaimana diketahui berdasarkan penelitian ilmiah bahwa bila air masuk ke telinga keledai atau kuda, maka seketika ia akan mati ?!!!.

(Sumber: Majalah “al-Majallah”, volume bulan Shafar 1423 H sebagai yang dinukil oleh Ibrahim bin ‘Abdullah al-Hâzimiy dalam bukunya “Nihâyah azh-Zhâlimîn”, Seri ke-9, h.73-74)

Kisah 2 : Wanita celaka….Ketika Allah mengabulkan permintaan ‘vila’nya di neraka….

Kisah ini ditulis oleh redaksi majalah Al-Manar, Mesir. Ia mengisahkan, “Musim panas merupakan ujian yang cukup berat bagi seorang muslimah. Ia dituntut untuk tetap mempertahankan pakaian kesopannanya. Gerah dan panas tak lantas menjadikan mereka menggadaikan etika. Berbeda dengan musim dingin, dengan jilbab, kehangatan badan bisa terjaga. Jilbab memang memiliki manfaat multi fungsi.

Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang, dari kairo ke Alexandria, di sebuah mikrobus, ada seorang gadis muda yang berpakaian kurang layak untuk di deskripsikan sebagai penutup aurat, karena menantang kesopanan.

Ia duduk diujung kursi dekat pintu keluar. Tentu saja, cara berpakaiannya mengundang “perhatian” orang didalam mikrobus tersebut.

Seorang bapak setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya mengingatkan bahwa cara berpakaiannya bisa mengakibatkan sesuatu yang tidak baik bagi dirinya sendiri. Di samping mengingatkan bahwa cara berpakaian seperti itu melanggar aturan syar’i. Orang tua tersebut berbicara agak hati-hati dan pelan-pelan, sebagaimana layaknya seorang bapak berbicara kepada anaknya.

Tapi apa respon perempuan muda tersebut ? rupanya dia tersinggung lalu ia mengekspresikan kemarahannya dengan berkata, “Jika memang bapak mau, ini ponsel saya, tolong pesankan saya tempat di neraka tuhan anda !” Orang tua tersebut hanya bisa beristighfar sembari mengelus dadanya; kasihan nian gadis itu, semoga Allah memberinya hidayah.

Detik-detik berikutnya suasana begitu senyap, penumpang mikrobus mulai terlelap dalam kantuk.

Hingga sampailah perjalanan di ujung tujuan. Kini para penumpang bersiap-siap untuk turun, tapi terhalangi oleh perempuan muda itu yang masih terlihat tidur.

“Bangunkan saja !” teriak seorang penumpang.
“Iya bangunkan saja” teriak penumpang lainnya.

Tapi perempuan muda tersebut tetap bungkam. Salah seorang penumpang lain mencoba mendekati si perempuan muda tersebut dan menggerak-gerakkan tubuh si gadis agar posisinya berpindah.

Namun Astaghfirullahal ‘Azhim ! Apakah yang terjadi ? ternyata perempuan muda tersebut benar-benar tidak bangun lagi, ia menemui ajalnya dalam keadaan memesan NERAKA.

Kontan seisi Mikrobus berucap Istighfar sembari menggeleng-gelengkan kepala. Sebuah akhir kehidupan yang menakutkan; mati dalam keadaan menantang ALLAH. Apakah Allah langsung memenuhi permintaan ‘vila’nya untuk tinggal di neraka sana ????

Setelah membaca kisah di atas mungkin pembaca ada yang bertanya-tanya dalam hati. Mengapa Mesir yang terkenal dengan al Azhar dan banyak ulama ada orang yang berani mengatakan demikian??? Maka perlu diingat bahwa orang yang pernah mengaku dirinya Tuhan juga ada di Mesir, yaitu Fir’aun.

Ada orang yang mengatakan bahwa Mesir baina Naar wa Nuur antara api dan cahaya, sama-sama mengeluarkan sinar, tapi yang satu bisa membakar dan yang satu menerangi. Atau ada orang yang mengatakan bahwa Mesir antara Moses dan Ramsis, antara Musa dan Fir’aun, maka penduduknya pun ada yang bijak seperti Musa dan ada yang jahat seperti Fir’aun.

Salah satu ungkapan yang sering dilontarkan ketika penerimaan dan orientasi mahasiswa baru adalah “al qahirah, fa in lam taqharha qoharotka” Kairo atau Sang Penakluk, apabila Anda tidak bisa menaklukkannya maka Anda yang akan ditaklukkan. Hal ini dilakukan agar para mahasiswa baru bisa terarah jalannya dan tidak terlena dengan kehidupan baru Kairo, Mesir.

16 Responses to “Lelaki Keledai dan Wanita Celaka”

  1. inzpiratif said

    Kita memang harus berhati-hati dengan ucapan, terutama yang membawa nama Allah.

  2. mikha_v said

    Keetaatan kepada perintah Allah bisa karena beberapa motivasi:
    1. Kita “ketakutan” akan Allah, sehingga kita tunduk kepada perintahNya.
    2. Kita memang benar-benar mencintai Allah dengan segenap hati, sehingga otomatis kita menghormatiNya dan taat sepenuhnya kepada segala perintahNya.

  3. Siti Fatimah Ahmad said

    Assalaamu’alaikum

    Apa khabar Ahmad Farisi ? Subhanallah… bagi bunda, kisah itu sungguh menyusuk hati.. hanya kerana lidah tidak terjaga lantas semudah itu kita berkata-kata. Hanya kerana hati tidak terpelihara lantas semudah itu kita menderhaka. Hanya kerana akal kita sudah dikuasai syaitan laknatullah lantas kita menjadi puaka yang sombong tidak terkira. wal ‘iya zubillah.

    Menurut bunda, bukan hanya dengan Tuhan sahaja kita berkata yang tidak selayaknya.. bahkan sesama manusia juga begitu kerana andainya ada manusia yang rasa dirinya dizalimi dengan kata-kata kita, doanya pasti Allah dengar.

    Maka, janganlah sombong baik dengan Allah, manusia dan makhluk lainnya. Terima kasih Ahmad Farisi kerana kisah itu menjadi pesanan dan ingatan buat diri bunda sendiri agar selalu berbaik sangka kepada sesiapa sahaja dan saling berpesan utnuk kebaikan dunia dan akhirat.

    Kesombongan hanya milik Allah… tapi sedikit sahaja manusia yang mengerti dan tahu tentang ini walau mereka sadar tentangnya. Salam mesra selalu dari Bunda di Malaysia buat Ahmad Farisi yang selalu senyum dalam hati.. he..he..he.. bunda selalu ingin melihat senyuman dalam hati itu.. kapan ya..😀

  4. asepsaiba said

    Subhanallah.. Kisah yang bagus kawan…

    Salam hangat

  5. Naudzubillah….Semoga kita semua terhindar dari akhir hidup yang su’ul khotimah.Kisah yang berharga dan mengingatkan kita bahwa bahaya lisan lebih hebat daripada bahaya senjata tajam.
    Makasih🙂

  6. ulah sompral ceuk urang sunda mah …
    Jaga lisan adlah perbuatan iman
    Hatur tararengkyu tlah mengingatkan dengan bukti kekuasaan dari Dzat Ilahi Rabbi

  7. adelays said

    Mas Ahmad Farisi,
    Kisah ini mengusik hati untuk tidak sombong baik kepada siapapun, Allah SWT, maupun kepada orang (apalagi yang sudah dengan baiknya mau memperingatkan kita akan suatu kesalahan yang kita lakukan).

    Terima kasih mas…
    Sungguh nyaman membaca kisah itu dan menjadikan peringatan bagi saya maupun pembaca semua.

  8. anto said

    sebuah kisah yg sangat menginspiratif…
    mohon izin utk copast….

  9. zkharidah .. said

    subhanallah …
    maha besar allah dapat merubah sgala ny hanya dengan membalikan telapk tangan

  10. phieta said

    subhanallah…
    trimakasih atas semua ibrah yang aq dapat dari baca semua ini.smoga aq bisa memperbaiki diri dengan menjaga lissan ini.
    jadi ingat:tujuan manusia diciptakan memang untuk beribadah, salah satunya dengan senantiasa mengingatNya (berdzikir).Itulah cara qta agar tak merugi nantinya tatkala lisan dijadikan saksi perjalanan hidup qta.amin..tolong add aq untuk mendapatkan manfaat dalam berinternet ne di emailq : szaveenaphitut@yahoo.com

  11. juju said

    na’udzubillah mindzalik… itulah azab bagi mereka yang menentang Allah

  12. irsan said

    sbuah perkataan yg kadang tidak masuk diakal
    nmun bisa terjadi, karna allah maha …

  13. Budi Santosa said

    Assalamu’alaikum,
    Terasa hati lebih tertunduk untuk selalu mengingat Alloh dengan kehati-hatian bahwa sungguh Alloh sami’ wa ‘alim, semoga apa yang kita lakukan ataupun ucapkan selalu dalam koridor syar’i untuk memperoleh ridhoNya. Amiin…

  14. JAy said

    Subhanalloh…dengan kisah ini, semoga kita dilindungi oleh Alloh SWT, untuk selalu hati2 dalam bicara….dan berprilaku.

  15. subhanallah,,, q bnr2 tk bsberkat2 lain selain menyebut asmax yg maha mulia

  16. subhanallah,,,
    kisah2 yg mnggugah tuk truz mykini bhwa Allah tdk prnh tdur,,,,
    izin copas crita ya,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: