Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

Gema Ramadhan Di Negeri Cleopatra

Posted by Ahmad Farisi on 10 September 2009

Kalau mendengar kata Cleopatra kita langsung teringat pada sebuah negeri dimana disana ada seorang raja yang sangat dzalim. Raja tersebut diberi gelar Fir’aun. Ia pernah mengaku dirinya Tuhan dan membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir. Tidak asing lagi, negeri itu adalah Mesir, namanya terukir dalam kitab suci. Selain itu mesir juga dikenal dengan julukan ardhul anbiya’ atau negeri para nabi. Hal ini didasarkan oleh banyaknya nabi yang diturunkan atau diutus di Mesir. Seperti nabi Musa, Harun dan Yusuf. Mesir juga terkenal dengan julukan Ardhul Kinanah (bumi Kinanah).

Mesir merupakan salah satu negeri yang mempunyai peradaban tinggi dan tertua di dunia. Peninggalan-peninggalan sejarah seperti benteng Shalahuddin al Ayyubi, Piramida, Spinx, dan peninggalan-peninggalan kerajaan Fir’aun lainnya masih terjaga rapi hingga sekarang. Bahkan sebagiannya ada yang baru ditemukan sehingga sangat menarik minat para pelancong manca Negara untuk terus berkunjung ke Mesir.

Merasakan bulan suci Ramadhan di Mesir merupakan sebuah kesyukuran dan kesan tersendiri, yang barang kali belum tentu kita temukan di Negara lain. Dalam menyambut bulan suci, biasanya orang-orang Mesir akan membuat berbagai macam jenis manisan untuk berbuka puasa. Manisan yang mereka buat beraneka ragam. Berbagai jenis kurma juga dijual di pinggir-pinggir jalan, sampai ada nama kurma Obama.

Menjelang bulan Ramadhan, mereka akan mengadakan ceramah-ceramah di masjid yang berkaitan dengan keutamaan bulan Ramadhan, sehingga orang-orang dapat mengambil manfaatnya secara langsung dan mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang mulia dan penuh barakah.

Hal yang menarik dari orang Mesir adalah sifat kesadaran dan sikap saling menghormati. Pada siang hari bulan Ramadhan, biasanya restaurant-restaurant dan warung-warung makan tutup, ia baru akan dibuka kembali menjelang buka puasa sampai waktu sahur selesai guna melayani para Sha’imin (orang-orang yang berpuasa).

Ramadhan di Mesir, sebagaimana di negeri Arab lainnya, membutuhkan perjuangan ekstra. Selain kultur budaya dan adat yang berbeda, faktor alam pun membuat banyak perbedaan. Di Mesir pada musim panas waktu siang jauh lebih panjang dibanding waktu malam. Tahun ini Ramadhan jatuh pada akhir musim panas di mana waktu maghrib tiba pukul 18.30 malam, bahkan sebelum jam Mesir dimundurkan 1 jam, mahgrib tiba pukul 19.30 dan subuh pada pukul 4.00 dini hari. Sehingga total waktu berpuasa tahun ini hampir 15 jam, jauh lebih panjang dibanding waktu berpuasa di Tanah Air.

Bulan Ramadhan adalah syahrul Qur’an, dimana pada bulan inilah al-Qur’an al-Karim diturunkan. Setiap selesai shalat fardhu masjid-masjid di Mesir selalu diramaikan oleh orang-orang yang membaca al-Qur’an. Bahkan tidak jarang kita temukan orang-orang yang membaca al-Qur’an di bis-bis umum, jalan-jalan, pertokoan, mall-mall dan perkantoran. Sungguh sebuah fenomena yang menyejukkah qalbu dan membangkitkan semangat.

Kesadaran orang Mesir akan keutamaan bulan Ramadhan sangat tinggi, hal ini tidak terlepas dari pemahaman agama mereka serta ceramah-ceramah para syaikh tentang keutamaan bulan yang penuh ampunan dan rahmat ini.

Kedermawanan mereka pada bulan Ramadhanpun meningkat. Banyak orang-orang kaya maupun perusahaan-perusahaan yang membuka jamuan gratis buka puasa di pinggir-pinggir jalan. Jamuan gratis atau yang dinamakan “Maidah Rahman” disediakan bagi para musafir, kaum dhuafa’ dan siapa saja yang mau datang. Adapun menunya biasanya nasi lemak campur makrunah, ayam bakar dan sayur kacang.

Komunitas orang Indonesia di Mesir sekarang jumlahnya lebih dari lima ribu jiwa, 85% di antaranya adalah para mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Al-Azhar, sebuah universitas tertua di dunia. Mereka tersebar di beberapa kota seperti Kairo, Zaqaziq, Manshoura, Zamalik dan Thantha.

Kairo adalah kota yang sangat ramai dan padat penduduk. Jalan-jalan tidak pernah lengang dari kendaraan yang berlalu lalang. Pada musim panas seperti sekarang ini, orang-orang biasa begadang, sehingga malam tidak pernah sepi.

Sebagian besar Mahasiswa Indonesia di Mesir berdomisili di kawasan Madinat Nasr atau Nasr City . Ketika berjalan-jalan di kawasan ini kita terasa seperti sedang berada di negerinya sendiri. Di sini banyak terdapat restaurant Asia, baik yang dari Indonesia , Malaysia maupun Thailand .

Di daerah Dokky terdapat masjid yang diberi nama Masjid Indonesia Kairo (MIK), masjid ini dibangun untuk komunitas orang Indonesia . Di lantai atas masjid ini digunakan untuk sekolah dengan nama Sekolah Indonesia Cairo (SIC), sebuah sekolah bergengsi untuk anak-anak Indonesia di Mesir yang mayoritasnya adalah anak-anak para pejabat KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia).

Pada bulan Ramadhan, MIK dengan dana dari para pejabat kedutaan, biasanya menyediakan angkot antar jemput bagi para mahasiswa Indonesia . Di MIK masyarakat dan mahasiswa Indonesia malaksanakan shalat tarawih bersama, kemudian dilanjutkan dengan ceramah keagamaan dan diakhiri dengan jamuan makan ala masakan-masakan Indonesia . Setiap hari menu yang disajikan berganti-ganti, terkadang bakso, ketupat, mie ayam, pempek Palembang dan lain-lain. Acara seperti itu bertujuan untuk mempererat silaturrahmi antar warga yang tersebar di berbagi kota dan untuk melepaskan kerinduan akan masakan tanah air. (ah/frs)

31 Responses to “Gema Ramadhan Di Negeri Cleopatra”

  1. pertamax……………
    wah asyiknya soalnya biasanya kangboed yg pertamaxxxxx hehehehe
    pa cabar akhi
    salam hangat slalu

  2. mantab
    tak salah blue datang kesini karena blue selalu dapat sesuatu yang belum pernah blue ketahui
    sukron ya akhi
    antum memang hebat
    salam hangats selalu

  3. Dangstars said

    Wah bikin ngiler tuhh

  4. ontohod said

    ahhhh… jadi pengen kesana, kapan ya…

  5. ABDUL AZIZ said

    Assalamu’alaikum,

    Kapan ya bisa ke sana ? Bagaimana obamanya enak ?

    Selamat berpuasa.
    Salam dari Cianjur

  6. Eko Madjid said

    Wow keren. Kapan ya bisa kesana…?

  7. nh18 said

    Ah … asik juga ya … Ramadhan di Mesir …
    Kapan ya saya bisa merasakannya …
    pasti nikmat sekali itu …

    Salam saya

  8. adelays said

    Wah.. negerinya KCB alias Ketika Cinta Bertasbih, benar2 jadi inspirasi.
    Pingin rasanya suatu saat mampir kesana…

    Salut..atas postingnya
    Salam Blogger, Salam (masih) Ramadhan.

  9. Rindu said

    🙂 menarik…

  10. dedenia72 said

    semoga diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah puasa di negeri Cleopatra..amin
    salam rimba raya lestari

  11. Hary4n4 said

    Semarak sekali kelihatannya yaa… Hmmm..jadi pingin merasakan suasananya…hehehe
    Salam hangat… Salam damai selalu….

  12. wigati said

    Haaa..menunya lengkap banget toh mas, nasi lemak campur makrunah sampe pempek2..pecel ada ndak mas? hehehe
    Moga sehat terus jd mantab Ramadhannya

  13. salam kenal
    salam dalam 2 musim

  14. kezedot said

    waduih……….
    salam kenal bang
    dari aku bukannya blue ok
    salam dalam 2 musim

  15. tutinonka said

    Tahun 2004, saya beruntung sempat merasakan puasa di Mesir (dalam perjalanan sebelum umrah). Sempat sholat Tarawih di Masjid Al Azhar. Yang saya lihat, disana orang sholat tarawih tidak seperti kita di Indonesia. Orang sholat datang dan pergi, tidak mengikuti seluruh sholat dengan lengkap. Ada yang datang awal, pergi duluan. Ada yang datang belakangan dan hanya sholat beberapa rokaat saja. Entahlah, mungkin itu kebetulan saja yang saya lihat, dan tidak mewakili seluruh jamaah …

    • ya betul tidak semuanya… jamaah yg di masjid al Azhar kebanyakan bukan dari jamaah setempat, melainkan dari orang2 jauh yang ingin merasakan shalat di msjid Azhar maupun musafir yang singgah sementara. jadi mereka ada yg datang dan ada yg tidak menyelesaikan shalat tarawihnya. berbeda dg masjid2 yg lain.

  16. mahardhika said

    berkunjung di bulan ramadhan ke negeri cleopatra asyik ya?
    banyak yg serba gratis,🙂

  17. Assalamualaikum,
    wah.. sangat menyenangkanpasti kalau kita bisa merayakan dan menjalankan ibadah disana.. suasana baru dan hal yang baru.. indahnya..

    Aku udah ngasih back link kakak.. salam kenal ja…
    makasih atas kunjunganya..

  18. achoey said

    Assalamualaikum
    Sahabatku, senang bisa bersua denganmu
    Blognya indah
    Subhanallah🙂

  19. Hhmm.>ramai sekali dech pastinya…..

  20. Siti Fatimah Ahmad said

    Assalaamu’alaikum..

    KEPADA SAHABAT MUDA YANG BAIK… SAMBUTLAH UCAPAN DARI BUNDA. SERANGKAI KATA PENGGANTI DIRI. UNTUK MENYAMBUT HARI BAHAGIA. JARI SEPULUH BUNDA SUSUN JUGA. AGAR KESALAHAN DIAMPUN SEMUA. TANDA IKHLAS PERSAHABATAN KITA. SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI 1 SYAWAL 1430 H. MOHON MAAF ZAHIR DAN BATIN. SALAM KEMESRAAN DARI MALAYSIA.

    ### maaf atas kelewatan mampir ke mari kerana pastinya dengan alasan sibuk segala. Hmmm… hmmm… mudahan bahagia dan tenang dalam setiap perjalanan kehidupan yang dilalui di sana. Terima kasih kerana sentiasa bertanya khabar dan sering melihat wajah di ruang maya itu.. ada masa kita berbicara lagi.

  21. zipoer7 said

    Salam Takzim
    apa kabar om, maap ya kelewat terus nih jadi ga berkunjung,lebih baik kita tukeran link yuk biar saling kunjung
    Salam Takzim Batavusqu

  22. blue datang akhi……….semoga sehat selalu yah
    ayo dong antum semangat lagi ok
    salam hangat selalu

  23. ABDUL AZIZ said

    Assalamu’alaikum wr.wb

    Bagaiman kabarnya mas ? Tidak mudik?
    Selamat Idul Fitri.Mohon maaf lahir batin. taqabbalallahu minna wa minkum.

    Salam

  24. Saka said

    Atas nama pribadi dan keluarga sy ucapkan SELAMAT IDUL FITRI 1430 H – MOHON MAAF LAHIR dan BATIN

    salam,
    Saka dan keluarga

  25. zipoer7 said

    Ramadhan dimana pun kau berada
    hanya satu yang akan didapat
    Ramadhan sejauh kau berada
    Piala Taqwa yang akan diterima

    Dipenghujung Ramadhan Batavusqu berucap salam ” Taqoballaloh waminkum wataqoball ya Karim waminal A’idin wal Faidzin”

    Salam Takzim Batavusqu

  26. masakan said

    Amount of learning, so Ages ?We means expanding, beliefs and offer.Running and without, it in.Unwind your romantic masakan, Daher spielt auch good to great.Foraging and are, trial to prove.,

  27. Muslim di kampoeng said

    salam kenal mas faris…keren2 tulisannya..
    sy suka tentang tulisan keadaan muslim di tempat2 lain…
    tolong lain waktu (klo sempat ‘n ndak ngrepotin)..bisa mengammbarkan kehidupan\keadaan muslim disitu (ktnya ‘negerinya cleopatra’ ya)..dari berbagai sisi…khususnya tentang kehidupan\keadaan muslim setempat (penduduk asli\bukan pendatang)…
    ya..walau kita di kampoeng biar ndak kuper..
    klo bisa yg riil keseharian\manusiawi….
    ini misal lho mas :
    klo dikampoeng kita, mungkin kampoeng mas faris juga (mungkin lhO).. keadaannya sbb :
    satu kampoeng ada beberapa KK, terus ada pak RT, pak RW, pak Lurah, pak Camat…sampai Presiden.
    pak RT dan pak RW ndak digaji…akhirnya pada ndak mau dipilih jadi RT atau RW…tapi klo lurah..camat..sampai Presiden..dapat gaji, yg menurut ukuran dikampung kita ya sdh besar..mk-nya pada berebutan untuk mendapatkannya..sampai pada bentuk tim sukses dan kampanye yang habiskan modal banyak..klo ndak jadi, trus pd stress…klo jadi, trus pd pinter2-an korupsi untuk balikin modal (he..he..lebih cepat, lebih baik..lanjutkan!!!)
    ini misal lhO…klo disana bgmmn..mungkin bisa serial kali ya…
    seri1…kehidupan pak RT negeri cleopatra (klo ada)
    seri2…keadaan/khdpn pak RW negeri cleopatra (klo ada)
    seri3…keadaan/khdpn pak lurah, camat..sampai pres/raja kl ya??)..klo ada juga.
    seri4…keadaan petani,pedagang,kuli bangunan,buruh pabrik,sampai bos2-nya di Negeri cleopatra…
    seri5…pergaulan anak muda negeri cleopatra..
    he..he…he…banyak kali ya…tapi itu memang ghoib bagi kita di kampung mas…
    sekali lagi klo ndak ngrepotin..tlg diusahakan ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: