Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

Rahasia Dibalik Kecerdikan Yahudi

Posted by Ahmad Farisi on 4 April 2009

Yahudi dikenal sebagai bangsa yang cerdik, sebuah bangsa yang kecil akan tetapi mampu menghegemoni bangsa yang besar. Di sini saya tidak akan menyinggung masalah hegemoni Yahudi terhadap negara-negara lain di dunia ini, karena saya rasa sudah tidak asing lagi bagi kita. Betapa negara-negara Arab yang besar tidak mampu mencegah kebrutalan tentara Israel atas warga Gaza. Bahkan negara yang katanya adidaya seperti Amerika, juga tidak terlepas dari hegemoni bangsa Yahudi. Sudah bukan rahasia lagi, apabila setiap orang yang ingin menjadi presiden Amerika harus meminta dukungan terhadap Yahudi, sowan ke Israel dan menyatakan dukungan penuh terhadap semua kebijakannya.

Saya juga tidak akan bercerita mengenai kendaraan Yahudi agar bisa mengehemoni negara-negara lain, karena hal ini juga sudah sama-sama kita ketahui. Dimana mereka berusaha menguasai tiga hal untuk bisa menghegemoni bangsa-bangsa lain, yaitu penguasaan media, ekonomi dan politik. Namun yang ingin saya garis bawahi adalah rahasia dibalik hegemoni Yahudi. Cerita yang akan saya tulis sudah bukan hal yang baru, barangkali Anda malah sudah pernah mendengar sebelumnya. Tulisan ini saya ambil dari Dr. Stephen Carr Leon, seorang yang sedang menulis tesis tentang kebiasaan yang ia saksikan selama di Israel.

Untuk bisa menjadi negara yang mereka impikan, negara Israel raya, tentu tidak bisa didapat dengan hanya sehari, setahun, atau lima tahun saja. Ia butuh bertahun-tahun bahkan melewati beberapa generasi. Yahudi sadar dengan jumlah yang sedikit dan agama yang eksklusif yang hanya diperuntukkan bagi ras Israel, bahkan mengalami penurunan pengikut dari tahun ketahun. Maka persiapan yang mereka lakukan adalah mempersiapkan generasi unggul yang akan mampu berperan di kancah Internasional. Bagaimanakan mereka melakukannya?

Di Israel, ketika seorang ibu mengandung, biasanya ia akan sering bernyanyi dan suami akan membelikan buku matematika untuknya. Kemudian ia dan suaminya akan menyelesaikan masalah matematika bersama. Mereka sebenarnya sedang melatih otak anak yang masih didalam kandungan, dengan harapan semoga ia menjadi jenius apabila dewasa kelak. Kalau kita membaca buku Tarbiyatul Aulad Fil Islam, sebenarnya pelajaran semacam ini sudah ada dalam Islam, yaitu apa yang biasa disebut tarbiyatul aulad qablal wiladah (pendidikan anak sebelum lahir) dan ini ternyata sangat penting untuk menciptakan generasi yang unggul dari segi intelektual maupun akhlak. Tergantung apa yang diajarkan ketika sang ibu mengandung.

Ada hal lagi yang barangkali menarik di sini adalah perhatian terhadap makanan, sejak awal mengandung ia suka sekali memakan kacang-kacangan dan biasa memakan korma campur susu, sementara pada tengah hari makanan utamanya adalah roti dan ikan tanpa kepala. Menurutnya, ikan sangat baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandung kimia yang tidak baik dan dapat merusak perkembangan dan pertumbuhan otak anak di dalam. Menurutnya ini adalah adat orang-orang yahudi ketika mengandung dan itu menjadi semacam kewajiban bagi para ibu yang sedang mengandung untuk mengambil pil minyak ikan.

Satu lagi yang mungkin dirasa aneh bagi kita adalah mereka akan memakan buah-buahan dahulu sebelum memakan hidangan utama. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah-buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk, lemah dan sulit untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah sesuatu yang dianggap tabu, mereka tidak akan segan menyuruh keluar tamu yang merokok untuk merokok di luar rumah. Ini sangat kontras dengan apa yang kita dapati di negara kita, Indonesia. Dimana ada kebiasaan yang kurang baik, yaitu biasanya tuan rumah yang mempunyai hajatan akan menyediakan rokok di meja tamu. Hal ini akan mempengaruhi orang untuk menjadi perokok, padahal para ahli menunjukkan, nikotin dapat merusak sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen, ini artinya para perokok akan menyebabkan generasi yang cacat otak, mungkin bisa berupa bodoh atau lamban berfikir. Suatu penemuan yang dahsyat yang ditemui oleh ilmuan yang mendalami bidang genetis dan DNA.

Anak-anak Yahudi akan diajar metamatika yang mengacu pada konsep perdagangan, dan pelajaran sains sangat diutamakan di Israel. Selain dari pelajaran tadi, yang juga sudah menjadi kewajiban bagi mereka adalah memanah, menembak dan berlari, menurut mereka, memanah dan menembak dapat melatih otak untuk bisa fokus pada sesuatu perkara disamping sebagai persiapan untuk membantu pertahanan negara.

Sekarang menuju ke sekolah tinggi (menengah) di Israel, murid-murid ditekankan dengan pelajaran sains dan mereka digalakkan untuk menciptakan produk, segala proyek mereka walaupun kadangkala kelihatannya lucu, tetap akan diteliti dengan serius, apalagi kalau berupa senjata, obat-obatan dan masalah teknologi, ide itu kemudian akan dibawa ke institut tinggi di Politeknik dan Universitas.

Dewan perdaganganYahudi yang berpusat di New York, bersedia membantu para Yahudi yang berminat untuk melakukan bisnis. Sehingga lahirlah berbagai macam produk Yahudi yang bisa mendunia, seperti Starbuck, Dell computer, Cocacola, Perfileman di Hollywood, Levis, Dunkin Donut dan lain sebagainya yang jumlahnya sangat banyak. Dan dari produk-produk inilah yang nantinya akan membantu Zionis Israel melakukan apa saja kebijakannya, termasuk aksi brutal mereka membantai saudara-saudara kita di Palestina.

Sebenarnya kalau kita cermati dan mau memahami agama Islam dengan baik, maka akan kita dapati ajaran-ajaran yang sangat dahsyat yang sudah diperintahkan, baik itu melalui Al-Qur’an yang mulia maupun hadits nabi. Ibaratnya kita sudah mempunyai senjata yang sangat canggih dan termodern, maka kita tinggal berlatih bagaimana cara menggunakannya. Bukankan Rasul yang agung pernah menyuruh umatnya untuk melatih anak-anaknya memanah, dan berenang? Bukankah beliau juga pernah bersabda bahwa sembilan dari sepuluh pintu rizqi adalah berbisnis? Ini artinya secara tidak langsung beliau telah menyuruh umatnya untuk memperhatikan masalah perdagangan.


2 Responses to “Rahasia Dibalik Kecerdikan Yahudi”

  1. bootingskoBlog said

    Salam kenal bro… nice blog.
    Jawaban anda disini

  2. in said

    Assalamu’alaykum…

    nice post, akh! banyak ibrah yg bisa ku ambil

    salam ukhuwah dari Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: