Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

Menyoroti Kiprah PKS

Posted by Ahmad Farisi on 15 February 2009

Oleh: Ahmaf Farisi Suwariyo

Banyak orang yang tercengang melihat perkembangan PKS yang terus membubung naik, kemudian mulai memberi porsi perhatiannya untuk mengetahui lebih jauh kiprah sebuah partai yang dimotori oleh sebagian besar kaum muda ini. Orang-orang yang sebelumnya tidak mau tau tentang parpol bernomor 8 ini, sekarang mulai memalingkan pandangannya untuk memahami apa itu sebenarnya PK-Sejahtera. Penelitian demi penelitian pun mereka lakukan untuk mengetahui apa sejatinya agenda terbesar partai ini, siapa saja yang aktif di dalamnya dan bagaimanakah mereka membentuk kader-kadernya.

Diantara pakar sosial politik mancanegara yang telah mencermati kiprah PKS adalah Rachel Rinaldo, asal Department of Sociology, University of Chicago, AS, yang menerbitkan hasil penelitian ilmiahnya tentang PKS pada bulan Maret 2008 lalu. Ada lagi Elizabeth Fuller Collins, profesor bidang Classics and World Religions di Ohio University yang bersama rekannya sempat menerbitkan kajiannya terhadap parpol ini dengan judul “Islam dan demokrasi”.

PKS yang merupakan perpanjangan dari PK (Partai Keadilan) didirikan di Jakarta pada 20 Juli 1998. Hal tersebut dinyatakan dalam konferensi pers di Aula Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Ia merupakan partai dakwah yang percaya bahwa jawaban untuk melahirkan Indonesia yang lebih baik di masa depan adalah dengan mempersiapkan kader-kader yang berkualitas, baik secara moral, intelektual, dan professional.

Sebelum membentuk sebuah partai, ia pada awalnya adalah gerakan tarbiyah dan dakwah yang berkonsentrasi mendidik para generasi secara islami, agar nantinya terlahir generasi-generasi yang bermoral dan memiliki intelektual tinggi. Sasaran gerakan ini adalah masyarakat luas, akan tetapi pada permulaannya ia lebih mengedepankan para mahasiswa dan kaum terpelajar, dengan beranggapan bahwa merekalah yang akan mampu membawa perubahan dan memimpin bangsa ini di masa depan.

Pada pemilu tahun 2004 yang lalu, PKS telah memenangi pemilihannya di Jakarta, sebuah perolehan suara yang tidak disangka-sangka oleh banyak orang. Massa terbanyaknya adalah dari para mahasiswa dan kaum terpelajar yang telah memahami cita-cita partai dan mempunyai misi yang sama dalam membangun bangsa. Dalam perjalanannya, PKS selalu melakukan inovasi dan gebrakan-gebrakan baru, sehingga mau tidak mau orang akan mencermatinya. Bak bola salju yang menggelinding, PKS pun semakin mendapat simpati masyarakat luas dan semakin besar, sehingga tidak lagi dipandang sebelah mata.


Belum lama ini, PKS membuat iklan yang kontroversi dan mampu membuka mata masyarakat Indonesia, pro dan kontra mengenai iklan tersebutpun mengalir deras. Bagi yang mempunyai kepentingan dan merasa tersaingi, maka mereka akan menjadikan iklan tersebut sebagai senjata untuk meredupkan pamor PKS, namun juga tidak sedikit yang justru memujinya.

Di sisi lain, ada seorang peneliti politik yang berkomentar mengenai iklan PKS, ia mengatakan, “iklan tersebut adalah iklan politik yang cerdas dan kreatif, yang mana tidak terpikirkan oleh partai-partai politik lain”. PKS lebih memilih Iklan yang mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya menghormati para pendahulu bangsa ini, dari pada iklan-iklan yang hanya mengumbar janji-janji manis.

Sampai saat ini, partai berlambang padi yang diapit oleh dua bulan sabit kembar ini masih dianggap sebagai partai terbersih yang ada di Indonesia. Hal ini sesuai dengan slogan partai tersebut, yaitu bersih peduli dan professional. Yang juga merupakan salah satu tujuan partai ini adalah menjadikan Indonesia, Negara yang adil, sejahtera serta bermartabat.

Sejumlah pengusaha menilai Partai Keadilan Sejahtera sebagai partai yang mempunyai komitmen di bidang pertumbuhan ekonomi. Selain juga merupakan partai yang paling serius memerangi koruptor dan kemiskinan. ““Kami orang bisnis melihat kemampuan partai. Partai mana yang mampu menjadi pemimpin negara nanti,” kata Tjiptono Darmadji, pengusaha yang tergabung dalam konsorsium Darmadji Networking di Hotel Le Meridien ruang Antasena 1, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. PKS sebagai partai baru yang berhasil, adalah alternatif Islam moderat pengganti Islamisme radikal.

 

 

2 Responses to “Menyoroti Kiprah PKS”

  1. […] Menyoroti Kiprah PKS Share and […]

  2. Gugus said

    wah iya , banyak alumni yg di sana … skrg pada ngantor di dpw😀

    Dukung Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 !

    # maksudnya alumni mana? yah darimana aja yg penting bisa merubah Indonesia menuju tatanan yg lebih baik. kita mengharap, kita menanti, dan kita berjuang, insya Allah pada tahun 2015 nanti indonesia menjadi negara yg makmur, aman, sejahtera serta menjadi negara terkaya no 1 di dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: