Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

Koruptor Musuh Besar Indonesia

Posted by Ahmad Farisi on 5 July 2008

Korupsi, kata-kata ini sudah tidak asing lagi di telinga kita, bahkan sudah sangat membosankan, karena korupsi inilah perekonomian Indonesia jatuh –kalau tidak boleh dikatakan hancur-, sitikus kantor yang tidak pernah bosan menggerogoti lumbung Negara, membuat bangsa ini semakin bangkrut. Coba bayangkan, untuk kasus aliran dana BI saja Negara dirugikan sekitar 100 miliar, padahal masih banyak rakyat ini yang kekurangan. Ironisnya, meskipun KPK telah bekerja siang malam ternyata tidak membuat jera koruptor untuk berbuat dosa, kira-kira apakah penyebabnya? Mungkinkah penyebabnya adalah masih kurangnya ketegasan hukum di negara kita sehingga tikus-tikus itu masih bisa berkeliaran, ataukah mungkin hukuman bagi koruptor yang kurang berat? Tapi sampai disini saya masih optimis, Indonesia masih mampu mengatasi korupsi selama ada keseriusan dari pemerintah, saya juga optimis bahwa indonesia kelak akan menjadi negara yang paling bersih dari korupsi, Indonesia akan tampil maju dan pada tahun 2025 Indonesia menjadi Negara terkaya ketiga di dunia. Ini bukan mimpi asalkan Indonesia mau.

Nah, untuk mengetahui lebih banyak soal bahaya korupsi dan bagaimana pencegahannya, saya petikkan wawancara Farha Maulidia, siswi Kelas VI SDIT Insan Mandiri, Jakarta dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Pencegahan, Haryono Umar di ruang kerjanya! berikut wawancaranya:

Apa sih arti korupsi itu?

Korupsi itu suatu kejadian ketika seseorang mengambil uang atau aset kekayaan negara secara tidak sah untuk diri-sendiri atau untuk keluarga. Orang yang melakukan korupsi disebut koruptor..

Apakah korupsi itu merugikan orang lain?

Tentu. Selain merugikan rakyat, juga merugikan negara. Karena, para koruptor itu mengambil uang dari pemerintah yang seharusnya diberikan untuk rakyat sehingga kebutuhan pokok menjadi mahal. Seandainya para koruptor itu tidak ada lagi di waktu mendatang, rakyat akan sejahtera.

Di TV dan koran banyak sekali diceritakan soal kasus korupsi, memang di Indonesia banyak sekali koruptor ya?

Banyak. Kebanyakan yang korupsi itu para pejabat. Sungguh mengherankan, mereka itu sudah digaji banyak oleh pemerintah, tapi tetap saja mengambil uang negara secara tidak halal. Koruptor yang sudah ditangkap tahun ini oleh KPK sejumlah 20 orang. Tahun lalu kira-kira 70 orang. KPK menyita uang yang telah diambil para koruptor itu. Jumlahnya sekitar Rp425 miliar. Uang itu dikembalikanuntuk negara agar rakyat sejahtera. Lalu para koruptor itu dihukum agar kapok.

Apa hukuman yang diberikan untuk para koruptor?

Soal hukuman, negara sudah mempersiapkan hukumanuntuk para koruptor sesuai dengan perundang-undangan. Antara 5-20 tahun hukuman penjara atau denda sebesar Rp200 juta hingga Rp1 miliar.

Kalau koruptor sedang beraksi, biasanya sembunyi-sembunyi atau terang-terangan?

Kegiatan korupsi itu biasanya dilakukan sembunyi-sembunyi. Orang yang korupsi itu pasti malu kalau orang-orang tahu bahwa ia seorang koruptor. Bahkan, koruptor itu tidak memberi tahu keluarganya kalau dia korupsi.

Apa KPK punya program untuk anak-anak Indonesia dalam rangka mendidik agar tidak menjadi koruptor di masa mendatang?

Tentu punya. Di antaranya, KPK membuat Warung Kejujuran di beberapa sekolah. Warung Kejujuran itu adalah warung tanpa penjaga. Di warung itu menjual macam-macam makanan, minuman, alat tulis dan lain-lain yang telah diberi label harga. Jadi kalau membeli suatu barang, uangnya letakkan sendiri. Kalau misalnya perlu kembalian juga ambil sendiri. Itu melatih kejujuran kita.

Adakah yang bisa dilakukan anak-anak Indonesia agar korupsi tidak terjadi lagi?

Tentu. Caranya, kita mencegah siapa pun agar tidak punya niat untuk korupsi. Kita juga bisa mendorong siapa pun agar dekat pada Tuhan sehingga jika mereka yang telah diingatkan mau korupsi, ingat pada Tuhan dan akhirnya tidak jadi korupsi.

Mulai juga dari diri sendiri. Jujur. Menyontek, menerobos lampu merah, itu termasuk korupsi. Katakanlah kepada orang tua, harus bawa uang halal. Jangan bawa uang korupsi yang haram. Lebih baik hidup sederhana daripada banyak uang, tapi hasil korupsi! ***

Sumber : Media Indonesia, 27 Juni 2008

One Response to “Koruptor Musuh Besar Indonesia”

  1. ya setuju sekali, memang harus ada hukuman yang lebih berat bagi para koruptor.

    salam hangat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: