Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

CARA MENGUBAH WAKTU LUANG MENJADI PRODUKTIF

Posted by Ahmad Farisi on 30 June 2008

Cara Mengubah Waktu Luang Menjadi Produktif

Ujian term dua telah usai, yang berarti masisir akan berhadapan dengan liburan yang super panjang, (emangnya kereta, panjang)? Ya.. selama tiga bulan penuh. Kebanyakan mereka nampak lebih berseri-seri dan lebih santai, dimana sebelumnya kelihatan kucel, mungkin karena kelelahan atau kurang tidur setelah hampir sebulan berkutat dengan muqarrar, akan tetapi, bagi sebagian yang lain justru muncul perasaan kurang PeDe atau cemas dengan hasil ujian mereka, khawatir kalau nantinya rasyib, tidak lulus. Sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi, karena kekhawatiran, cemas dan pesimis terhadap hasil ujian tidak akan merubah keadaan menjadi lebih baik, tetapi justru malah akan mematikan kreativitas kita. so lupakanlah yang telah berlalu karena ia telah meninggalkan kita dan takkan bisa kembali lagi.

Berbicara mengenai waktu, saya teringat Dr.Muchlis Muhammad hanafi, ia pernah menulis: “bahwa waktu atau masa dalam Al-Qur’an diungkapkan dengan kata “al-ashr” yang mengesankan bahwa waktu adalah sesuata yang harus “diperas” agar menghasilkan saripati kehidupan yang berharga, sayang sekali kalau waktu kita terbuang dengan sia-sia, apalagi bagi thalibul ilmi di negri para nabi, karena waktu lebih berharga daripada emas”.

Sekarang tinggal bagaimna caranya kita mengalihkan waktu yang sia-sia menjadi produktif? itu adalah tanggung jawab kita !! disini ada beberapa problem yang sering terjadi pada diri kita dan sangat menguras waktu, antara lain:

1- MENUNGGU

pekerjaan ini selain menguras waktu adalah membosankan, hampir tidak ada orang didunia ini yang mempunyai hoby menunggu, memang menunggu sudah menjadi bagian dari kehidupan kita dan suatu hal yang biasa, khususnya menunggu bis bagi masisir, apalagi -maaf lho– bagi para penunggu setia bis bernopol delapan puluh coret. pokoknya kalau tidak pandai-pandai mengatur waktu, umur kita bakal habis di alam penantian. terus solusinya…???

– Pastikan kalau anda hendak pepergian untuk tidak lupa membawa buku bacaan atau mushaf atau apa saja deh yang bisa anda pergunakan ketika anda sedang menunggu, atau barang kali anda lupa sama sekali untuk membawa sesuatu, maka tengoklah ke sekeliling anda, carilah teman dan ajaklah ia berbincang-bincang, kalau tidak ada juga, maka anda bisa mengajak orang lain untuk berkenalan, dengan demikian berarti anda telah mengisi waktu senggang dan sia-sia menjadi waktu yang penuh manfaat, anda telah mampu mengusir rasa bosan, anda telah memanfaatkan waktu yang terbuang menjadi produktif, yaitu dengan memperlus wawasan anda, menguatkan hapalan Al-Quran atau sekedar menjalin persahabatan baru.

2- TIDUR PANJANG

tidur juga salah satu penyita waktu kita, ini merupakan problem yang serius bagi masisir, (masisir lagi, emangnya siapa sih masisir)? Masisir itu, Mahasiswa Indonesia di Mesir, udah ga bingung khan? Coba bayangkan apabila kita tidur sehari semalam delapan jam, mka dalam jangka satu tahun sudah berapa jam waktu yang kita gunakan untuk tidur…?? apalagi kalau ada tidur tambahan seperti musim panas sekarang ini. sebenarnya tidur sehari semalam 8 jam itu masih setandar bagi orang biasa tetapi bukan untuk ukuran mahasiswa, pelajar maupun entrepreneur. Mulai sekarang hindarilah tidur panjang, jangan habiskan umur kita hanya dengan tidur saja. caranya….???

-Buatlah program unggulan dan perencanaan yang ketat, dan tepatilah jadwal perencanaan itu jangan sampai digunakan untuk tidur, tanyakanlah pada diri sendiri, apakah saya bisa mengurangi jam tidur?.

-Berusahalah bangun lebih pagi dari biasanya, manfaatkanlan waktu itu dengan sebaik-baiknya. Mengurangi jam tidur sepuluh menit setiap harinya tidak akan mengganggu kesehatan kita. setelah kita sukses dengan sepuluh menit, maka cobalah tambah sampai 20, 30, atau 40 menit. maka dalam waktu satu tahun kita telah memanfaatkan sedikitnya 10800 menit atau 180 jam penuh dari jam tidur kita yang terbuang, dan itu kalau kita konsisten untuk mengurangi jam tidur 30 menit dalam sehari semalam.

Ini ada contoh teladan, seorang mahasiswa S2 Al-Azhar yang sudah menikah selalu bangun 1 jam lebih awal sebelum istri tercinta dan anak-anaknya bangun, ia gunakan jam itu untuk belajar dan menulis tesisnya, setelah itu ia bangunkan seluruh anggota keluarganya untuk shalat berjamaah. Wah… siapa yah?

3- PERTEMUAN YANG TIDAK TERATUR

Pertemuan-pertemuan dapat menguras waktu kita sampai berjam-jam, apalagi sebuah diskusi atau kajian yang tidak mempunya batas waktu mulai dan berakhir dengan tepat, hal ini masih sering kita temukan pada mahasiswa kita khususnya masiko, yang paling sering adalah memajukan jadwal hingga 2-3 jam dari acara itu dimulai, kita sebenarnya bisa menghindari pertemuan-pertemuan yang sering menyita waktu dan kurang bermanfaat dengan cara:

– Memfokuskan mata acara yang akan kita perbincangkan, pilihlah pertemuan yang memang relevan dengan kita dan tugas kita nantinya, (emangnya kita ini ingin jadi apaan sech)? Bebaskanlah kita dari pertemuan-pertemuan yang kurang greget.-Usahakan jalannya pertemuan itu dengan lancar dan rapi, jagalah agar pertemuan itu mulai dan berakhir tepat pada jamnya.

– Jika anda menghadiri sebuah pertemuan yang pembahasannya ngalor-ngidul dan bertele-tele, sebaiknya anda ijin dengan sopan dan tinggalkanlah pertemuan itu.

4- HIBURAN YANG MELENAKAN

Mungkin sebagian mahasiswa ada yang beranggapan bahwa musim libur adalah waktu untuk mencari hiburan sepuas-puasnya, akan tetapi -saya percaya- bahwa kebanyakan mereka tidak begitu, mereka lebih menganggap bahwa musim libur merupakan ajang kreatifitas dan pengembangan potensi diri, walau demikian banyak juga mahasiswa yang terlena dengan hiburan, apalagi yang dirumahnya ada pesawat televisi, internet atau alat elektronik lainnya.

Tapi sebenarnya semua itu bisa diatur dengan baik, bahkan sangat bermanfaat apabila digunakan dengan baik. Caranya?

– Menggunakan alat elektronik itu sebagai bahan pendorong kreatifitas dan bukannya sekedar menghabiskan waktu percuma.

– Hanya menyetel televisi pada acara-acara yang paling kita sukai, terutama yang ada sangkut pautnya dengan kepentingan kita.

– Tidak menyetel televisi pada jam-jam aktifitas kita, akan tetapi putarlah tombol ketika kita sedang santai, dan itupun harus dibatasi waktunya.

5- MENGOBROL DI TELPON

Pada mulanya alat elektronik ini adalah alat penyingkat waktu terbesar yang pernah ditemukan oleh anak cucu Adam as, akan tetapi belakangan ini, alat elektronok ini sering membuat bingung dan frustasi bagi sebagian orang, khususnya para pengusaha, kaum adam, para aktivis dan mahasiswa.

banyak sekali orang yang dirampas waktunya hanya karena mengurusi benda mungilnya yang sering berdering, kalau kita melihat mahasiswa yang disini saja, kita juga akan mendapati banyak mahasiswa yang merasa terganggu dengan telpon, apalagi di hari-hari ujian, yang untuk mengangkat saja kelihatannya kurang berselera. terus bagaimana mengatasinya agar waktu kita tidak banyak terbuang gara-gara telpon…? apakah kita harus menyingkirkannya dari kehidupan kita? tidak…! karena talpon banyak membantu kita dalam menghemat waktu, tetapi ada sesuatu yang perlu kita diperhatikan sebagai berikut:

– Tidak menelpon kecuali memang benar-benar penting, apalagi hanya sekedar iseng daripada menganggur.

– Jauhilan anda dari mujamalah yang terlalu panjang, terkadang karena telah terkontaminasi dengan adat disini, banyak mahasiswa yang hanya untuk menanyakan tahdid saja mukadimahnya sampai 5 menit, masih mending kalau mukadimahnya hanya sekedar bertanya kaifa haluk…. antum sehat..?? itu masih setandar wajar dan dianjurkan, walaupun jawabannya anda pasti sudah tahu “alhamdulillah bikhair” atau baik, tetapi kalau sudah memasuki masalah musim dan perubahan cuaca, maka itu akan semakin panjang lagi.

– Batasilah diri anda dari pembicaraan lewat telpon. kalau memang 5 menit sudah cukuip maka tidak usak diperpanjang lagi, karena waktu sangat berharga.

Mulai sekarang marilah kita menghargai waktu sebagaimana kita menghargai diri kita sendiri, karena waktu adalah kehihupan. Wallahu a’lam.

** Kairo di musim panas**

One Response to “CARA MENGUBAH WAKTU LUANG MENJADI PRODUKTIF”

  1. ridho87 said

    salam kenal, iya memang lima poin itu sangat menyita waktu kita, maksih ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: