Catatan Kehidupan ElFaRis FeLisTaNo

Never too old to learn and to do

Berbagi Bisa Mencegah Frustasi

Posted by Ahmad Farisi on 18 June 2008


Seringkali jika kita sedang dilanda kesusahan atau kegembiraan, perasaan dalam jiwa sudah pasti tak menentu.

Nah..kalau sudah begitu, cara yg paling efektif untuk mengungkapkan segala kegundahan,amarah,emosi serta perasaan yg menggebu, adalah degan menceritakannya kepada orang lain (org terdekat, sahabat, ortu, tunangan, kakak-adik bahkan istri/suami) dan kegiatan yang seperti ini dinamakan sharing / berbagi / curhat (curahan hati).

Biasanya dari curhatan, kita mendapatkan kata-kata, ungkapan atau jawaban yang simpel tapi mengandung banyak arti (DALEM aja gitu :red)

Dan dari curhatan pula, ‘paling tidak’ kita merasa lega karena sudah membagikan ‘beban atau perasaan gembira’ kita kepada orang tersebut.

Tapi juga jangan sembarang curhat pada seseorang..
Thats way pentingnya Pilah-pilah teman dekat..
Teman yg bisa kita ajak buat sharing, pasti-lah orang yg sudah sangat kita percaya dan kita tahu traderecord-nya, bahwa dia pun bisa menjaga kerahasiaaan.

Karena Kepercayaan itu sangat mahal harganya.

Menurut ilmu kesehatan, curhat (sharing) adalah cara yg sangat ampuh dalam menumbuh kembang jiwa seserang (thats why, kenapa juga anak kecil lebih dekat dengan ibu-nya), selain itu..cara yang sangat aman..dalam memperbaiki kondisi psikologi seseorang. Karena dengan sharing bisa memperkecil kemungkinan seseorang terkena penyakit stress.

Memang jika ‘dunia’ kita sedang berada di atas puncak, kata-kata tersebut tak pernah sekalipun terpikirkan..

Dan disaat keadaan ‘dunia’ kita berputar berada di garis lebam, maka kalimat tersebut pasti akan jelas sekali terngiang-ngiang di pikiran, hati serta pandangan kita untuk lebih berhati-hati lagi dalam pengambilan suatu keputusan..
Hehe..salah-salah ambil yang ada malah bisa-bisa seisi ‘dunia’ kita berantakan..
Na’uzubillahi mindzalik..

Hmm..yang enak..
Disaat kita sadar bahwa ‘dunia’ kita sedang berada pada tahap stabil dan seimbang..
Karena dengan demikian, kita bisa mengambil sebuah keputusan dengan lebih rilexs dan menjadi lebih gampang memilah antara hubungan sebab-akhibat, yaitu hal mana yang akan berakibat negatif dan mana yang positif.

So..coba deh..
gak ada salahnya juga bila sedari sekarang, kita ‘mulai’ mengingat kembali dan bertanya kepada diri kita masing-masing..

“Apa sih yg ia coba sampaikan ke saya ?! ”

Dan terkadang, komentar serta kritikan yg sangat pedas serta menyakitkan, bisa memacu diri kita untuk bisa menunjukkan ‘meng-ekspose’ kualitas dalam diri, karena kita tidak mau orang lain meremehkan kita..

Hehehe..biar gak sakit hati…
Anggap saja itu hanya angin lalu,
Kalau dalam pribahasa :
Kucing menggonggong, kafilah tetap berlalu..’ (emang kucing bisa menggonggong???)

Yaaah..
Memang, ada kala-nya kita harus bisa dan mau belajar untuk mendengarkan..

Pelajaran kali ini..
Jujur pada diri sendiri, berbagi dan mendengar (karena kita hidup di dunia ini, bukan hanya sendiri..)


* Sudahkan kita sharing, hari ini?

Taken from:

*** Kartika Retno Purwani dengan sedikit perubahan.


2 Responses to “Berbagi Bisa Mencegah Frustasi”

  1. Thx yaa,tulisan saya sdh di tulis ulang di sini😀
    Senang berkenalan dgn anda.

  2. tollong aku…😦 terlallu banyak masalah yg buat aku muak hidup…!!! aku harus gmna….??? semuanya menyalahkanku. AKU GG PERNAH BUAT SALAH AM MEREKA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: