Mufti Saudi: Ikhlas dan Mentauhidkan Allah Adalah Manfaat Terpenting Dalam Ibadah Haji
Posted by Ahmad Farisi on 11 November 2010
Menteri Haji, Fuad bin Abdussalam al Farisi membuka seminar akbar haji yang dilaksanakan tiap tahun. Seminar diadakan Kementerian Haji pada tahun ini mengangkat syi’ar (Pembingan Dalam Haji)
Acara dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci al Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Menteri Haji, Fuad bin Abdussalam al Farisi. Dalam sambutannya ia mewakili dari Khadimul Haramain, Malik Abdullah bin Abdul Aziz Aal Saud, putra mahkotanya dan wakil II memberikan kata hormatnya kepada para hadirin dan yang berpartisipasi dalam seminar.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Haji selalu mengadakan seminar akbar untuk haji sejak 3 periode, yang diikuti disetiap tahunya oleh sejumlah ulama, cendekiawan muslim, sastrawan, insan media dan jurnalis dari berbagai spesialisasinya masing-masing.
Ia menghimbau kepada semua pihak -melalui instruksi dari pemimpin- untuk memperhatikan dan menjaga jamaah haji demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka. Mencurahkan segala kemampauannya dan mengerahkan sumber daya manusia yang terlatih dan ahli serta memenuhi potensi materi guna memberi layanan terbaik kepada jamaah haji, sehingga mereka bisa melaksanakan manasiknya dengan mudah dan nyaman.
Setelah itu dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Mufti Umum Kerajaan Saudi yang juga Ketua Hai’at Kibarul Ulama (Forum Ulama Besar Saudi) dengan judul “Arti Bimbingan Islam Dalam Haji”. Dalam pembukaaanya ia memuji acara seminar-seminar dan ceramah yang diadakan oleh pihak Kementerian Haji. Hal itu adalah untuk memberi bimbingan kepada jamaah haji tentang manasik hajinya. Ia mengatakan bahwa bimbingan yang paling agung untuk jamaah haji adalah merenungkan ayat-ayat al Qur’an yang menjelaskan arti haji, hukum-hukumnya dan wajib-wajib haji. “Haji adalah bulan-bulan yang ditentukan, barang siapa diwajibkan baginya haji, maka janganlah berbuat rafats (berkata kotor), dan fusuk (berbuat fasik) di dalam haji”.
Maka hendaklah orang-orang yang bertugas di bidang bimbingan jamaah haji untuk menukil informasi yang benar tentang haji. Haji adalah rukun Islam yang ke 5, ia mempunyai tujuan yang agung dan manfaat yang mulia. “agar mereka menyaksikan manfaat-manfaat untuk mereka”. Ia mengatakan bahwa manfaat yang paling agung di dalam melaksanakan ibadah haji adalah ikhlas kepada Allah swt dan menghindari dari perbuatan syirik kepada Allah.
Haji itu dilaksanakan atas dasar mentauhidkan Allah dan memenuhi panggilan-Nya. “labbaika Allahumma labbaik” kami memenuhi panggilanMu ya Allah. Di dalam haji juga bertujuan untuk mengagungkan Allah dan Baitullah al Haram.
Mufti Umum Saudi menegaskan bahwa bimbingan jamaah haji mencakup penjelasan masalah-masalah haji, mengajarkan tentang dasar-dasar Islam dan nasehat yang baik agar mereka bisa melaksanakan manasiknya sesuai dengan syari’at.
Beliau memuji atas apa yang telah diberikan negeri ini dalam melayani jamaah haji. Ini merupakan kemuliaan dan keutamaan yang Allah berikan kepada kita semua, maka kita harus menjadikan jamaah haji merasa bahwa kita adalah saudara-saudara mereka.
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Aalu Syaikh, Mufti Umum Saudi mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Haji dan ketuanya, Dr. Fuad bin Abdussalam al Farisi atas perhatian dan pelayanannya kepada jamaah haji. Salah satu perhatiannya kepada jamaah haji adalah mengadakan pertemuan-pertemuan, seminar dan ceramah-ceramah seperti ini untuk memberi bimbingan kepada jamaah haji, sehingga mereka dapat melaksanakan manasiknya dengan sempurna dan kembali ke negaranya masing-masing dengan selamat dan dalam keadaan dosa-dosannya terampuni seperti ketika mereka dilahirkan oleh ibunya.
Like this:
This entry was posted on 11 November 2010 at 14:33 and is filed under Aqidah, Dakwah, Islam, Opini. Tagged: Hai'at Kibarul Ulama, Haji, Menteri Haji. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.









isi web id said
thanks bos artikelnya
sangat bermanfaat nih
salam kenal.. ^_^
Ngajari said
thanks infonya..
sangat bermanfaat buat orang yang masih awam kek saya
SITI FATIMAH AHMAD said
Assalaamu’alaikum Ahmad Farisi…
Lama saya tidak kemari kerana tidak tahu linknya. Blog lama saya sudah terhapus. Dengan itu semua link teman sudah hilang. lalu terjumpa link ke blog Ahmad Farisi di blog Kang Zipoer7. Alhamdulillah, kesampaian juga menyengah dan menyapa. Harap dapat kembali bersilaturahmi untuk mendengar khabar beritanya.
Gimana khabar sekarang, masih further study atau sudah bekerja ? Blog ini juga sepertinya tidak di update lagi. Sibuk barangkali. semoga selamat semuanya dan sihat selalu.
Salam mesra dari saya di Sarikei, Sarawak.
awalmula said
menarik, bisa buat tambahan ilmu
Souvenir Pernikahan said
Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kita yang sudah mempunyai niat yang tulus untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5.
Mediasiana said
thanks infonya..
sangat bermanfaat buat orang yang masih awam kek saya